Bahasa pemrograman C++

Bahasa C ini mulai dikembangkan oleh Brian Kernighan dan Den Ritchie pada awal tahon 70-an. Bahasa C standard juga termasuk sebagai salah satu bahasa pemrograman terstruktur prosedural. Bahasa C merupakan bahasa pemrograman yang multi-guna (general-purpose language). Bahasa C merupakan industrial-strength language. Bahasa C dapat digunakan untuk membangun bearbagai macam aplikasi, seperti pemrograman sistem, aplikasi kecerdasan buatan (actificial intelligence), system pakar (expert system), utilitas (utility), driver, database, browser, pemrograman jaringan (network programming), sistem operasi (operating system), permainan (game), virus, dan sebagainya.
Bahasa C banyak mengalami kemajuan dan perubahan. Bahkan hingga kini, bahasa C masih banyak digunakan dan dipelajari. Seseorang programmer profesional belum lengkap tanpa mempelajari bahasa C. Sistem-sistem operasi terkemuka seperti UNIX dan Windows juga dibangun dengan menggunakan bahasa C(dan bahasa C++). Bahasa C++ sendiri merupakan pengembangan bahasa C yang mendukung pemrograman berorientasi obyek (object oriented programming), dan sekarang disebut C with classes.
Bahasa C/C++ mempunyai banyak keuntungan dibandingkan dengan bahasa pemrograman lainnya, antara lain:
1. Merupakan bahasa yang kokoh dan memberikan keleluasaan kepada penggunanya.
2. Merupakan bahasa yang portable, artinya hanya dengan sedikit atau tanpa modifikasi, program C++ yang ditulis pada suatu komputer dapat dijalankan pada komputer lain yang memiliki kompiler C++.
3. Memiliki kecepatan eksekusi yang mendekati kecepatan eksekusi bahasa Assembly, tetapi memberikan kemudahan yang tidak ditawarkan oleh bahasa Assembly.
4. Memberikan keleluasaan dalam membangun aplikasi, mulai dari aplikasi yang sederhana hingga yang kompleks.
5. Merupakan dasar bagi pengembangan bahasa-bahasa pemrograman baru yang berorientasi obyek, sehingga pemahaman bahasa C / C++ akan sangat membantu ketika akan mempelajari bahasa-bahasa pemrograman baru, misal bahasa pemrograman Java.
Pada tahun 80-an penggunaan bahasa C++ didunia industri semakin meluas, sehingga kemudian distandarisasi oleh ANSI, diadopsi oleh ISO, dan kemudian diadopsi ulang oleh ANSI. Official name bahasa C++ adalah ISO/IEC 1899-1990. Dalam pembuatan program menggunakan bahasa C++ hendaknya selalu mengacu pada standard ISO C. Bahasa C tidak banyak menggunakan kata-kata kunci (keyword) ataupun pernyataan/statemen. Sebagai gantinya, C++ menyediakan berbagai fungsi yang dapat digunakan.
Contoh program sederhana menggunakan Dev cpp :

Program menjumlahkan dua bilangan.

#include <cstdlib>
#include <iostream>
using namespace std;
int main(int argc, char *argv[])
{
    int a,b,c;
    cout<<"Masukkan nilai a: "; cin>>a;
    cout<<"Masukkan nilai b: "; cin>>b;
    c= a+b;
    cout<<"Hasil jumlah "<<a<<"+"<<b<<" adalah: "<<c<<endl;         
    system("PAUSE");
    return EXIT_SUCCESS;
}

Progam di atas merupakan program sederhana dari c++,, saya menggunakan tools Dev cpp untuk membuatnya,, program diatas adalah penjumlahan 2 integer, dimana bilangan yang dijumlahkan adalah integer. Apabila pemakai memasukkan bilangan pecahan,, maka hasil yang keluar tidak sesuai dengan yang kita harapkan(salah), karena integer hanya menjumlahkan bilangan bulat saja. Sebagai contoh jika program di atas di-Run, maka akan keluar masukkan nilai a. Contoh kita masukkan nilai a:4, masukkan nilai b=3, maka hasil dari penjumlahan tersebut nilainya=7.
Hasil output program:

Sumber: Sutantha Edhy(2005). Pengantar Teknologi Informasi. Yogyakarta: Graha Ilmu

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s